Suara Edukasi – Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan siap mengirim anggota ke Kalimantan dan Garut untuk memberikan pelatihan kepada 900 personel TNI AD yang akan memberikan pengajaran di daerah terluar tertinggal dan terdepan. Pelatihan ini terkait dengan pembinaan karakter, bela negara, baca tulis hitung, kecakapan dan kepanduan hidup yang akan dimulai tanggal 11 maret 2019.  Menurut Direktur Jenderal Guru dan Tenaga kependidikan Dr. Supriano, hal ini merupakan persiapan jangka pendek untuk menyiapkan personel TNI AD yang akan menjadi tenaga pendidik di sekolah daerah perbatasan.

(Audio:  Dr. Supriano -Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan)

Dengan perjanjian kerjasama ini, Supriano mengharapkan adanya kerjasama jangka panjang mengenai infrastruktur, pembangunan-pembangunan sekolah sekaligus menjawab program Nawacita melalui TNI AD.

(aar/aa)