Suara Edukasi – Telekonferensi atau rapat jarak jauh yang dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy kepada seluruh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan atau LPMP di 34 Provinsi membahas terkait Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2019. Rapat jarak jauh via video ini berlangsung di Kantor Kemdikbud Jakarta, Selasa 11 Juni 2019. Selain Mendikbud, turut hadir Sekjen Kemdikbud Didik Suhardi, Inspektur Jenderal Muchlis Rantoni Luddin, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Supriano serta pejabat di lingkungan Kemdikbud lainnya.

Mendikbud mengadakan telekonferensi ini guna mengetahui dan memastikan sejauh mana para Ketua LPMP di 34 Provinsi di seluruh Indonesia mempersiapkan PPDB 2019 dengan berbasis zonasi. Dalam hal ini Mendikbud mengatakan bahwa tidak ada perubahan yang terjadi dalam PPDB 2019, hanya saja perlu lebih ditegakkan kembali seluruh peraturan yang sudah ada. Khususnya untuk permasalahan kebijakan sistem zonasi.

(Audio: Mendikbud Muhadjir Effendi)

Penyebaran guru di beberapa sekolah rencananya akan dilakukan setelah PPDB 2019 berlangsung. Penyebaran guru ini meliputi status guru PNS dan bersertifikat, guru PNS yang belum bersertifikat, guru honorer yang bersertifikat serta guru honorer yang belum bersertifikat. Mendikbud meminta untuk penyebaran ini harus merata, terutama pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sehingga Program Pemerataan Pendidikan Berkualitas akan segera terealisasi. Mendikbud berharap program ini akan naik menjadi Peraturan Presiden dalam kaitannya dengan Kebijakan Rotasi Guru, Intervensi Peningkatan Sarana Prasarana Sekolah dan Pergantian Kurikulum dengan berbasis zonasi.

(ic/aa)