Suara Edukasi – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengadakan diskusi publik bertema “Kebijakan PPDB dan Rotasi Guru dengan Sistem Zonasi Sebagai Upaya Pemerataan Kualitas Pendidikan Dalam Perspektif Kepentingan Terbaik Bagi Anak”, di Gedung KPAI Jakarta, Rabu 19 Juni 2019. Turut hadir narasumber dalam diskusi ini ialah Retno Listyarti selaku Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Ijte Chodijah selaku pakar pendidikan dan anggota Badan Akreditasi Nasional serta Heru Purnomo selaku Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia atau FSGI. KPAI mengadakan diskusi ini berdasarkan pada kebijakan PPDB 2019 yang mengacu pada Permendikbud No 51 tahun 2018 tentang PPDB berbasis Zonasi serta adanya Rotasi Guru di satuan wilayah zonasi maupun di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Retno Listyarti selaku Komisioner KPAI Bidang Pendidikan memaparkan sejumlah penemuan atau pengaduan permasalahan PPDB serta Strategi Pengawasan KPAI dalam pelaksanaan PPDB 2019. Dalam paparannya, Retno Listyarti menyampaikan bahwa saat ini KPAI tengah mengumpulkan data-data hingga membuka posko pengaduan terkait PPDB sistem zonasi. Adapun strategi pengawasan yang dibuat oleh KPAI ialah guna meminimalisir permasalahan yang terjadi di setiap sekolah di Indonesia.

(Audio: Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti)

KPAI mengapresiasi Pemerintah terkait Kebijakan PPDB sistem zonasi yang sebenarnya bertujuan untuk memberikan layanan akses yang berkeadilan bagi masyarakat, mendorong upaya pemerataan mutu pendidikan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan. Stigma masyarakat tentang sekolah favorit lambat laun akan menghilang karena adanya sistem zonasi ini. Untuk itu Pemerintah harus terus mengambil langkah untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait perlunya sistem zonasi untuk memeratakan kualitas pendidikan.

(ic/aa)