SuaraEdukasi – Pada 10 Oktober 2017 hingga 21 Januari 2018, Festival Europalia, diadakan Indonesia secara resmi diundang untuk ke beberapa negara di Eropa;  seperti Brussel, Belgia.

Sebagai negara yang kaya akan seni dan budaya, Indonesia akan menjadi Negara pertama di ASEAN dan ke empat di Asia yang tampil di ajang festival gelaran seni budaya multi-disiplin bergengsi terbesar di Eropa tersebut. Ajang ini merupakan media interaksi antarbangsa dan negara yang utamanya mengangkat keberagaman seni budaya agar lebih dipahami dan dinikmati khalayak yang lebih luas khususnya masyarakat Eropa.
Delegasi Festival EUROPALIA Indonesia diresmikan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, pada Kamis lalu (31/08), bertempat di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta.
Pada EUROPALIA 2017 Delegasi Indonesia akan mempersembahkan beragam atraksi seni budaya tradisional dan kontemporer multidisiplin yang mengangkat keberagaman seni dan budaya Indonesia. Atraksi seni dan budaya asli Indonesia itu akan mengusung tiga thema besar yaitu Ancestors and Rituals; Biodiversity; and Exchange. Ketiganya ditampilkan melalui lima program antara lain Seni pertunjukan, Sastra, Pameran, Musik, dan Film.
Sementara itu, Direktorat Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan juga menjadi salah satu motor dalam kegiatan internasional ini, Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid mengatakan pihaknya sudah siap untuk menuju event Europalia, sekitar 480 seniman akan disiapkan untuk memamerkan karya karyanya. Hilmar menambahkan dalam laporannya, dalam melaksanakan tugasnya, pihaknya akan menggagas tiga sukses, yakni sukses penyelenggaraan, sukses promosi dan Hasil.

Belgia selaku tuan rumah festival ini diketahui menilai dan memilih Indonesia sebagai negara multi-etnik dengan keragaman budayanya dan sekarang sudah saatnya mendapat perhatian seiring dengan kemajemukan masyarakat Eropa.

Selain di Belgia, diwaktu yang bersamaan Europalia Arts Festival Indonesia akan juga dilaksanakan di 7 negara Eropa lainnya seperti Inggris, Perancis, Jerman, Belanda, Belgia, Austria, Polandia.
Yang membedakan Europalia dari festival seni lainnya didunia bukan hanya keanekaragaman acara tetapi juga jangkauan acaranya yang sangat luas dengan periode yang cukup lama (3 bulan, 50 kota dari 7 negara Eropa lainnya dan 300 acara).
Bedasarlan press release yang dikeluarkan Kedubes Belgia untuk Indonesia, Tujuan dari festival ini juga sangat unik yaitu untuk membangun jaringan kerja Internasional dan menciptakan kerjasama para seniman, Kurator, koordinator dari Eropa dan Negara tamu dengan mengangkat konsep cross border. Dinamakan Europalia sesuai dengan nama “Eropa” dan kata latin untuk “Seni”.
Negara yang pertama ikut serta adalah Italia, lalu belanda, dan seterusnya. Kemudian datang Brasil, Rusia, India dan Cina, dan sekarang dilengkapi dengan Negara Negara lainnya seperti Korea Selatan, Australia, Meksiko, Turki dan kini Indonesia. Selain itu, dalam keikutsertaan ini Sudah saatnya Eropa dan masyarakat dunia belajar dan mengenal budaya Indonesia. (chr\aar)