Penurunan Jumlah Pelanggaran UNBK tingkat SMP

//Penurunan Jumlah Pelanggaran UNBK tingkat SMP

Penurunan Jumlah Pelanggaran UNBK tingkat SMP

Suara Edukasi – Inspektur Jenderal Kemendikbud Muchlis Rantoni Luddin, turut hadir dalam Taklimat Media Hasil Ujian Nasional SMP 2019  yang berlangsung di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa 28 Mei 2019. Dalam hal ini, Muchlis membahas dari segi pengawasan yakni terkait pengaduan yang  masuk ke posko Inspektorat Jenderal Kemendikbud. Tahun 2019, menurut Muchlis jumlah laporan pelanggaran tidak terlalu signifikan. Dari jumlah seluruh peserta UNBK SMP sebanyak 3,58 juta siswa, yang terdiri dari 2,6 juta peserta SMP dan 975,7 ribu peserta MTS, Inspektur Jenderal Kemendikbud Muchlis Rantoni Luddin hanya mendapatkan 86 laporan kasus pelanggaran dan dipastikkan sebanyak 55 kasus yang teridentifikasi. Jumlah ini dinilai menurun dibandingkan dengan jumlah pelanggaran tahun lalu.

(Audio: Muchlis Rantoni Luddin, Inspektur Jenderal Kemdikbud)

Menurut Muchlis Rantoni Luddin, pelanggaran terbanyak yang terjadi ialah pada mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, IPA dan terkecil ialah Bahasa Inggris. Menurut para siswa Bahasa Inggris  lebih mudah dibandingkan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hal menarik lainnya ialah, beberapa sekolah yang memiliki pelanggaran dalam ujian nasional, setelah didatangi oleh Inspektorat Jenderal Kemendikbud selanjutnya tidak melakukan kesalahan lagi.

(ic/aa)

By |2019-05-30T10:15:44+00:00May 30th, 2019|Berita, Info Edukasi|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment