Peluncuran Anugerah Kihajar tahun 2019

//Peluncuran Anugerah Kihajar tahun 2019

Peluncuran Anugerah Kihajar tahun 2019

Suara Edukasi – Teknologi Informasi dan Komunikasi atau TIK kini semakin dirasakan manfaatnya khususnya dalam pendidikan bagi guru ataupun siswa. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (PUSTEKKOM) Kemendikbud mengapresiasi pemanfaatan TIK untuk pendidikan dengan mengadakan kegiatan Anugerah Kihajar 2019.  Secara singkat, Anugerah Kihajar merupakan kegiatan rutin setiap tahun dengan serangkaian kegiatan didalamnya, terdiri dari Anugerah Kepala Daerah Peduli TIK, Lomba Aplikasi Mobile Edukasi, Lomba Coding Edusiber, Lomba Pengembangan Audio Feature dan Iklan Layanan Masyarakat, Festival Video Edukasi, Seminar, Pameran TIK untuk pendidikan serta Kuis Kihajar.

Kuis Kihajar akan dilaksanakan di 34 Provinsi dan sebanyak 13 Provinsi akan dijadikan mata acara di TV Edukasi. Kuis Kihajar dilaksanakan melalui kuis harian (web dan sms) dan kuis provinsi. Total peserta Kuis Kihajar tiap jenjang sebanyak 200 orang dan kegiatan seminar sebanyak 100 orang. Dalam kesempatan ini, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi, Ph.D, memberikan arahan terkait Anugerah Kihajar untuk kedepannya, sekaligus membuka secara resmi peluncuran Anugerah Kihajar 2019.

(Audio: Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Didik Suhardi, Ph.D)

Peluncuran Anugerah Kihajar tahun 2019, berlangsung pada Rapat Koordinasi Anugerah Kihajar 2019 yang bertujuan untuk menyatukan berbagai informasi, persepsi, strategi dan gerak langkah implementasi pemanfaatan TIK antara PUSTEKKOM, Dinas Pendidikan Provinsi dan UPT Balai Tekkom Provinsi. Kuis Kihajar juga dilaksanakan di 10 Sekolah Indonesia Luar Negeri atau SILN dengan total peserta sebanyak 675 peserta. Antara lain Malaysia, Arab Saudi, Singapura, Thailand, Filipina, Mesir, Jepang, Belanda, Myanmar dan Rusia. Adanya kegiatan ini, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi, Ph.D berharap, kegiatan Anugerah Kihajar ini tidak hanya berfokus pada satu provinsi saja. Melainkan harus menyebar ke seluruh provinsi. Diperlukan  upaya yang luar biasa agar pemerataan penggunaan TIK dapat menyeluruh ke seluruh tanah air Indonesia.

(ic/aa)

By |2019-07-18T08:17:47+00:00July 18th, 2019|Berita, Info Edukasi|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment